Senin, 02 Juni 2025

44 MAHASANTRI MA’HAD ALY RASYIDIYAH KHALIDIYAH (RAKHA) AMUNTAI IKUTI UJIAN MUNAQASYAH RISALAH AKHIR (SKRIPSI)

 


Sebanyak 44 mahasantri semester akhir Ma’had Aly Rasyidiyah Khalidiyah (Rakha) Amuntai Takhassus Akidah dan Filsafat Islam mengikuti pelaksanaan Ujian Munaqasyah Risalah Akhir (Skripsi) Tahun Akademik 2024/2025 di Gedung lantai 3 ruang kelas Ma’had Aly jalan Rakha Desa Pakapuran, Kecamatan Amuntai Utara. Senin (02/06/2025).

Ini merupakan sidang  munaqasah ke 6 sejak Ma’had Aly Rasyidiyah Khalidiyah mendapat ijin operasional (IJOP) dari Kementerian Agama RI No. 3002 Tahun 2016





Baca Juga : MA'HAD ALY RASYIDIYAH KHALIDIYAH (RAKHA) AMUNTAI GELAR UJIAN KOMPREHENSIF

Pelaksanaan ujian munaqasyah dibagi dalam 2 kelompok. Kelompok A terdiri dari 22 mahasantri dan bertindak sebagai penguji adalah Dr. KH. Rif'an Syafruddin, Lc., M.Ag, Dr. H. Muh. Haris Zubaidillah, M.Pd. dan Drs. KH. Barkatullah Amin, M.Pd.I,  Kelompok B terdiri dari 22 mahasantri dan yang menjadi penguji adalah KH. Alfianor, Lc., M.Pd.I, KH. Ahmad Humaidi, Lc., M.Pd.I dan Ustdz Samsul Fajri, Lc., MA.

Mudir Ma’had Aly, KH. Ahmad Humaidi, Lc., M.Pd.I Menyebutkan, munaqasyah risalah akhir ini merupakan agenda wajib yang harus dilalui oleh mahasantri semester akhir, setelah melakukan seminar proposal dan penelitian sebelum menamatkan kuliah di Ma’had Aly. Ketika mahasiswa bisa mempertahankan risalah akhirnya dihadapan tim penguji, maka mahasiswa tersebut bisa dinyatakan lulus dengan catatan memperbaiki apa saja yang sudah menjadi catatan perbaikan. (Humas-Ma'had Aly Rakha)














 



Jumat, 23 Mei 2025

MA'HAD ALY RASYIDIYAH KHALIDIYAH (RAKHA) AMUNTAI GELAR UJIAN KOMPREHENSIF

 


Sebanyak 45 mahasantri ma'had aly rasyidiyah khalidiyah amuntai mengikuti ujian komprehensif yang dibagi dalam 2 kelompok. Ujian ini dilaksanakan untuk mengetahui dan mengevaluasi sejauh mana kemampuan calon sarjana Ma’had Aly dalam keilmuan keagamaan, baik dari sisi kematangan dalam ilmu yang dipelajari maupun kesiapan dalam menghadapi masyarakat.

Baca Juga : 44 MAHASANTRI MA’HAD ALY RASYIDIYAH KHALIDIYAH (RAKHA) AMUNTAI IKUTI UJIAN MUNAQASYAH RISALAH AKHIR (SKRIPSI)

Tujuannya adalah untuk mempersiapkan sarjana sarjana islam yang siap dalam berkompetisi dan memberikan yang terbaik untuk umat. Mampu berdedikasi dalam hal positif dan mendakwahkan agama sesuai dengan ajaran ilmu agama yang diterima dari Guru ke Guru sampai kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Ujian komprehensif ini bukan sekadar formalitas akademik, tetapi menjadi medan ujian yang menguji kemampuan intelektual dan kesiapan spiritual para mahasantri.

Dimulai pada hari sabtu, 24 mei 2024 pukul 08.00 wita, Mudir Ma'had Aly KH. Ahmad Humaidi, Lc., M.Pd.I dan Ketua Prodi Ustdz Samsul Fajeri, Lc., MA menguji langsung secara lisan mengenai isi kitab Mau’izhatul mu'minin min ihya' ulumiddin  karangan Sayikh Muhammad Jamaluddin al-Qasmi ad-Dimasyqi. Mahasantri membacakan dan menjelaskan halaman pilihan penguji secara acak.

selain pengujian kitab diatas mahasantri juga dites Tahfidz dan Tahsinnya. Tes ini mengevaluasi kemampuan calon mahasiswa dalam menghafal dan melafalkan ayat-ayat Al-Quran, yang merupakan dasar dalam studi agama Islam.

Uji ini juga bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas, yang memiliki pemahaman yang mendalam tentang ilmu agama Islam dan dapat berkontribusi dalam mengembangkan dan menyebarkan ilmu agama di masyarakat. (Humas Ma'had Aly Rakha)






Kamis, 27 Februari 2025

PELEPASAN KKN/KHIDMAH MAHASANTRI MA’HAD ALY RAKHA AMUNTAI OLEH MUDIR KH. AHMAD HUMAIDI, LC., M.Pd.I




Hulu Sungai Utara – Sebanyak 42 mahasantri Ma’had Aly Rasyidiyah Khalidiyah (RAKHA) Amuntai resmi dilepas oleh Mudir, KH. Ahmad Humaidi, Lc., M.Pd.I, untuk melaksanakan program khidmah atau KKN (Kuliah Kerja Nyata) di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. Acara pelepasan ini menandai dimulainya kegiatan yang akan berlangsung selama dua bulan ke depan dari 27 februari s/d 27 april 2025.



Para mahasantri dibagi dalam lima kelompok dan ditempatkan di berbagai titik sekitar Ma’had Aly. Program khidmah ini bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata dalam pemberdayaan masyarakat serta memperkenalkan nilai-nilai keislaman yang aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam sambutannya, KH. Ahmad Humaidi menekankan pentingnya khidmah sebagai bagian dari proses pembelajaran yang holistik. “Khidmah adalah belajar dan belajar. Ini bisa menjadi sarana menambal kekurangan selama belajar di ma’had,” ujarnya.

Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa khidmah juga merupakan bentuk amal jariyah yang bernilai ibadah jika dijalankan dengan ikhlas. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kedewasaan mental dan pola pikir para mahasantri dalam menghadapi berbagai tantangan di tengah masyarakat.

Selama khidmah, para mahasantri tidak hanya terlibat dalam kegiatan sosial seperti pendidikan dan pemberdayaan, tetapi juga fokus pada penguatan ilmu agama yang relevan dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Program ini menjadi bagian penting dari pembentukan karakter mahasantri Ma'had Aly Rakha sebagai agen perubahan di tengah umat.

Jumat, 29 September 2023

Sinopsis Novel Diary Ungu Rumaysha (DUR)

 

Judul : DUR (diary ungu Rumaysha)

Pengarang : Nisaul Kamilah, 1984- (penulis)

ISBN : 978-623-7982-02-9

Penerbitan : Yogyakarta : Telaga Aksara, 2020

Genre : Fiksi (Roman Religi)


Novel Diary Ungu Rumaysha (DUR) adalah sejenis novel slice of life. yang menceritakan perjalanan hidup dan pendewasaan pemikiran tokoh utamanya yang bernama Rumaysha Nahrasiyah Wicaksono, yang akrab di sapa dengan panggilan Rum. Rum ini bukan lulusan pesantren, tidak pernah mondok, mengajinya masih ala kadarnya, penampilannya gak nyantri-nyantri banget.

Ketika SMA, Rum adalah siswi yang sangat berprestasi di kelas nya, dan Rum juga sudah kadung saling suka dengan dengan sahabat sekaligus rival dalam prestasi yang bernama Alfaraby Wirabadja. Namun sejak masa SMA itu pula dia terpaksa menjadi badal pengantin bagi almarhumah kakaknya yg bernama Salma. 

Pelajaran dari kehadiran novel DUR ini turut menyemarakkan khazanah sastra pesantren yang mulai bergeliat. DUR  memberikan pelajaran bagaimana menjalani hidup dengan ikhlas, tawakkal atas ketetapan Allah termasuk dalam menerima pasangan, seperti Rum yang menerima surat wasiat dari almarhumah kakaknya, untuk menikahi calon suaminya yg bernama Salim Abdullah Asy syathiri atau biasa di panggil gus Asy. 
Semua akan menjadi indah dan terasa mudah jika dilandasi dengan keikhlasan kepada Allah atas takdir yang terjadi. Manusia hanya mampu berencana, akan tetapi Allah lah yang berkehendak atas segalanya. Kiranya begitulah nasehat yang tepat untuk Rumaysha yang menjalani kehidupan sebagai calon badal pengantin dari almarhumah kakaknya Salma dan berjuang mencintai suaminya gus Asy yg tengah patah hati akibat kematian Salma.



Sinopsis ditulis oleh Muhammad Rafiqi
Untuk tugas Mahasantri Ma'had Aly Penerima Beasiswa Cendekia Baznas RI
Tema Bulan September 2023 "Literasi Kontekstual"

Minggu, 09 Juli 2023

MUDIR LEPAS KEBERANGKATAN 2 MAHASANTRI MA’HAD ALY RAKHA AMUNTAI YANG MENGIKUTI MQK NASIONAL DI LAMONGAN, JAWA TIMUR

 



Mudir Ma’had Aly Rakha Amuntai KH. Ahmad Humaidi, Lc., M.Pd.I melepas keberangkatan 2 mahasantri untuk ikut berpartisipasi dalam ajang Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) tingkat Nasional di pondok Pesantren Sunan Drajat PacitanKabupaten Lamongan, Jawa Timur pada 10-18 Juli 2023.

2 Mahasantri menjadi kafilah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) akan mengikuti bidang lomba Bahsul Kutub yang bertujuan untuk menggali kemampuan mahasantri membaca, menerjemahkan dan memahami kitab kuning dengan menggunakan bahasa Arab. Kitab yang dilombakan adalah Fath al-Mu’în bi Syarh Qurrah al-‘Ain bi Muhimmât ad Dîn, karya Ahmad Zain al-Dîn al-Malîbârî. Perserta masing-masing dengan kategori perorangan (putra dan putri).

Mudir Ma’had Aly mengatakan, ada sebuah kebanggan tersendiri karena 2 Mahasantri kami yakni Muhammad Napis dan Linda Kamilia menjadi perwakilan dari Kalimantan Selatan “Ini satu hal yang harus kita syukuri, 2 Mahasantri Ma’had Aly menjadi Kafilah Kalimantan Selatan. Ini menjadi barometer kemampuan Mahasantri dalam pembelajaran kitab kuning. Kita selalu mendoakan yang terbaik dan mudah mudahan semua yang berangkat selamat sampai tujuan serta kembali dengan keadan selamat sehat dan walafiat.

Kafilah yang berangkat dari Kabupaten Hulu Sungai Utara untuk perwakilan Propinsi Kalimantan Selatan ada 5 orang yakni 2 orang dari Ma’had Aly Rakha Amuntai, 3 orang dari tingkat Ulya masing-masing dari Ponpes Raudlatul Muta’allimin Amuntai, Ponpes Ar-Raudhah Amuntai dan Raudhatut Thalibin Amuntai serta didampingi oleh Kasi PD. Pontren HSU Bapak Bunyamin, S.Pd.I., M.Pd dan 3 orang pendamping dari Ponpes Raudlatul Muta’allimin dan Ponpes Ar-Raudhah. (Humas Ma’had Aly)


Minggu, 02 Juli 2023

19 MAHASANTRI MA’HAD ALY RASYIDIYAH KHALIDIYAH (RAKHA) AMUNTAI IKUTI UJIAN MUNAQASYAH/SKRIPSI

 










Sebanyak 19 mahasantri semester akhir Ma’had Aly Rasyidiyah Khalidiyah (Rakha) Amuntai Program Studi (Prodi) Akidah dan Filsafat Islam mengikuti pelaksanaan Ujian Munaqasyah/Skripsi Tahun Akademik 2022/2023 di Gedung lantai 3 ruang kelas Ma’had Aly jalan Rakha Desa Pakapuran, Kecamatan Amuntai Utara. Minggu (02/07/2023).

Ini merupakan sidang  munaqasah ke 4 sejak Ma’had Aly Rasyidiyah Khalidiyah mendapat ijin operasional (IJOP) dari Kementerian Agama RI No. 3002 Tahun 2016



Pelaksanaan ujian munaqasyah dibagi dalam 2 kelompok. Kelompok A terdiri dari 10 mahasantri dan bertindak sebagai penguji adalah Drs. KH. Barkatullah Amin, M.Pd.I, Drs. H. Ramlan Thalib, M.M.Pd dan Ustdz Samsul Fajri, Lc., MA. Kelompok B terdiri dari 9 mahasantri dan yang menjadi penguji adalah KH. Alfianor, Lc., M.Pd.I, KH. Ahmad Humaidi, Lc., M.Pd.I dan Dr. Muh. Haris Zubaidillah, M.Pd.

Mudir Ma’had Aly, KH. Ahmad Humaidi, Lc., M.Pd.I Menyebutkan, munaqasyah ini merupakan agenda wajib yang harus dilalui oleh mahasantri semester akhir, setelah melakukan seminar proposal dan penelitian sebelum menamatkan kuliah di Ma’had Aly. Ketika mahasiswa bisa mempertahankan skripsinya dihadapan tim penguji, maka mahasiswa tersebut bisa dinyatakan lulus dengan catatan memperbaiki apa saja yang sudah menjadi catatan perbaikan. (Humas-Ma'had Aly Rakha)











Senin, 26 Juni 2023

INSPIRASI TOKOH DAN PEMBINAAN PENINGKATAN KUALITAS MENERJEMAH MAHASANTRI.

 


Pembinaan Mahasantri penerima Beasiswa Cendekia Baznas (BCB) Ma’had Aly memasuki pembinaaan ke 6 pada tahun 2023 ini. Pembinaan kali ini dilaksanakan pada jum’at tanggal 23 juni 2023 bertempat di lantai 3 gedung Ponpes Rasyidiyah Khalidiyah Amuntai Kalimantan Selatan dengan mengambil Tema "Inspirasi Tokoh dan Pembinaan Peningkatan Kualitas Menerjemah Mahasantri".


Kegiatan ini dilaksanakan untuk pembinaan Mahasantri Ma’had Aly Penerima Bantuan BCB Ma’had Aly pada khususnya dan untuk mahasantri lain pada umumnya. Tokoh yang didatangkan adalah Syekh Samsul Fajeri, Lc., MA, ulama muda asal Banua yang pernah menjadi imam di tiga Benua yakni Mesir, Australia dan Swiss. Hafalan Al-Qur’an dan suara merdu yang membuat Samsul Fajeri rajin di Daulat memimpin Jemaah shalat.


Samsul Fajeri adalah lulusan S2 Hadis di Universitas Al-Azhar Kairo dengan predikat Mumtaz (cum laude).  Saat ini selain menjadi Dosen dan Guru di Ponpes Rasyidiyah Khalidiyah (Rakha), ia juga menjabat sebagai Ketua Prodi di Ma’had Aly Rasyidiyah Khalidiyh Amuntai. Keahliannya dalam menerjemah yang membuat mentor mahasantri penerima Beasiswa Cendekia Baznas (BCB) mengundang Samsul Fajeri untuk memotivasi dan menginspirasi mahasantri dengan pengalamannya sekaligus membimbing mahasantri dalam menerjemah Bahasa Arab – Indonesia  dengan baik dan benar tanpa adanya pemborosan kata serta mudah di fahami dan efisien. Kegaiatan ini akan berlanjut setiap minggunya dan dijadikan kegiatan rutin untuk menambah keilmuan mahasantri Ma’had Aly Rasyidiyah Khalidiyah (Rakha) Amuntai


“Sirajul Huda” salah seorang mahasantri penerima BCB Baznas Ma’had Aly sangat antusias mengikuti kegiatan ini, menurutnya pembinaan kali ini sangat bagus sekali dalam peningkatan kualitas mahasantri dalam menerjemah. "Syakeh Samsul Fajeri menjadi Inspirasi bagi para pemuda karena ia menjadi tokoh muda yang menjadi imam di 3 Benua, selain itu ia juga dai muda yang berdakwah ke berbagai wilayah hingga pelosok wilayah, semoga kita dapat meneladaninya".





Selasa, 23 Agustus 2022

ABDURRAHMAN, SELESAIKAN 30 JUZ DENGAN HAFALAN SELAMA 15 JAM

 


Abdurrahman, mahasantri semester 7 Ma’had Aly Rasyidiyah Khalidiyah Amuntai dan juga sebagai  Instruktur pada PP Qurratu A'in Mubarak dan  Rumah Tahfizh Al Qur'an Banua diminta oleh Ketua Rumah Tahfizh Al Qur'an Banua Ust. Harizal Urda Royadi, S.Sos untuk membaca Al Qur'an 30 juz dengan hafalan dalam rangka khataman Al Qur'an bil gaib.


Hafalan Abdurrahman disimak oleh anggota Rumah Tahfizh Al Qur'an Banua, mahasiswa STIQ dan berhadir pula Mudir Ma’had Aly Rasyidiyah Khalidiyah Amuntai untuk menyimak bacaan Abdurrahman, dalam waktu sekitar 15 jam (08.00 - 21.30 WITA) bacaan Al Qur'an dengan hafalan ia Selesaikan, tentunya dengan jeda untuk ishoma (salat zohor, asar, magrib dan isya).

Satu kebanggaan yang luar biasa atas kemampuan dan prestasi yg dimiliki Abdurrahman sebagai mahasantri Ma’had Aly Rasyidiyah Khalidiyah Amuntai dan menjadi spirit bagi mahasantri yg lain untuk menghafal Al qur'an dan tentunya juga mendalami keilmuan yg diajarkan di ma'had aly. (H. Ahmad Humaidi, Lc., M.Pd.I)

Sabtu, 20 Agustus 2022

MASA TA’ARUF MAHASANTRI (MASTAMA) MA’HAD ALY RASYIDIYAH KHALIDIYAH


RAKHA - Mahasantri baru Ma’had Aly Rasyidiyah Khalidiyah melaksanakan kegiatan orientasi dari 16 s/d 18 Agustus 2022 dan diikuti oleh 54 Mahasantri baru. Kegiatan orientasi mahasantri baru diberi nama Masa Ta’aruf Mahasantri (MASTAMA) Hadir dalam acara pembukaan MASTAMA 2022 adalah Mudir Ma’had Aly, Ketua dan Sekretaris Dewan Mahasantri (DEMA).

Ketua MASTAMA memberikan sambutan
Sirajul Huda sebagai Ketua MASTAMA 2022 memberikan ucapan selamat datang sekaligus berharap kepada seluruh mahasantri baru untuk dapat berperan aktif dalam berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh lembaga kemahasantrian di Ma’had Aly Rasyidiyah Khalidiyah.  

Sambutan dari Mudir Ma'had Aly

Mudir Ma’had Aly yang hadir pada acara pembukaan memberikan sambutan pengarahan kepada seluruh peserta dan panitia MASTAMA 2022. H. Ahmad Humaidi, Lc., M.Pd.I  selaku Mudir menyampaikan bahwa Ma’had Aly adalah Perguruan Tinggi Keagamaan Islam yang menyelenggarakan pendidikan akademik dalam bidang penguasaan ilmu agama islam (tafaqquh fiddin) berbasis kitab kuning yang diselenggarakan oleh pondok pesantren yang bertujuan untuk menciptakan lulusan yang ahli dalam ilmu agama islam (mutafaqqih fiddin) dan mengembangkan ilmu agama islam berbasis kitab kuning. Usai pembukaan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Ketua DEMA Ma’had Aly Muhammad Razibbi tentang Profil DEMA Ma’had Aly dan dilanjutkan  materi dari  Hafizaturrahmi tentang Tekhnik Menulis.

Hari kedua MASTAMA 17 agustus 2022 diisi dengan kegiatan  Apel Proklamasi Kemerdekaan di Pondok Pesantren dan dilanjutkan ziarah ke makam Muassis Pendiri Pondok Pesantren. 

Mahasantri Baru mengikuti Apel Proklamasi kemerdekaan di Ponpes

Mahasantri Baru ziarah ke makam Muassis Pondok Pesantren


Hari ketiga MASTAMA 18 agustus 2022 diisi dengan materi tentang Jejak Pendirian Pondok Pesantren oleh cucu Pendiri Pondok Peasntren KH. Rif’an Syafruddin, Lc., M.Ag , materi tentang Ma’had Aly oleh Mudir Ma’had Aly KH. Ahmad Humaidi, Lc., M.Pd.I, materi tentang kemahasantrian oleh KH. Alfianor, Lc., M.Pd.I dan materi terakhir tentang Program Studi oleh Ketua Program Studi Syekh Samsul Fajri, Lc., MA.

Foto Ketua Panitia dan Pemateri.
KH. Rif'an Syafruddin, Lc., M.Ag, KH. Ahmad Humaidi, Lc., M.Pd.I
Syekh Samsul Fajri, Lc., MA, KH. Alfianor, Lc., M.Pd.I

Penutupan acara dilaksanakan pada pukul 17.30 Wita, seluruh panitia mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung di Ma’had Aly Rasyidiyah Khalidiyah Amuntai. (Hamdani Rachman)



Jumat, 19 Agustus 2022

20 MAHASANTRI IKUTI MUNAQASAH SKRIPSI



RAKHA – sebanyak 20 mahasantri Ma’had Aly Rasyidiyah Khalidiyah Amuntai Prodi Akidah dan Filsafat Islam telah lulus mengikuti sidang ujian munaqosyah yang digelar pada senin (15/8) 

Sidang ujian munaqasah merupakan salah satu syarat utama bagi mahasantri untuk memperoleh kelulusan, sehingga disebut sarjana. Sebab, mahasantri terikat oleh Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

 Ini merupakan sidang  munaqasah ke 3 sejak Ma’had Aly Rasyidiyah Khalidiyah mendapat ijin operasional (IJOP) dari Kementerian Agama RI No. 3002 Tahun 2016

Ini Baca Juga :  Masa Ta'aruf Mahasantri (MASTAMA) Ma'had Aly Rasyidiyah Khalidiyah

“Sidang munaqasyah merupakan ujian akhir  yang  harus dilaksanakan oleh  setiap  mahasantri sebelum  mendapatkan gelar  Sarjana. Ini merupakan bentuk pertanggungjawaban atas apa yang telah mereka semua tulis,” ungkap sang Mudir Ma’had Aly H. Ahmad Humaidi, Lc., M.Pd.I

ia mengatakan,  bagi peserta yang sudah  dinyatakan lulus tapi dengan  catatan harus direvisi maka  harap segera  di laksanakan.

Ujian Munaqasah dibagi menjadi dua ruangan dengan masing-masing peserta 10 orang. Diruang A bertindak sebagai penguji adalah Drs. H. Barkatullah Amin, M.Pd., I, H. Rif’an Syafruddin, Lc., M.Ag., dan Samsul Fajri, Lc., MA. Pada ruang B bertindak sebagai penguji Drs. H. Ramlan Thalib, M.M.Pd, H. Alfianor, Lc., M.Pd.I dan  H. Ahmad Humaidi, Lc., M.Pd.I .  (Hamdani Rachman)





Selasa, 09 Agustus 2022

RAKOR MASTAMA 2022 : PERSIAPAN DAN PEMANTAPAN KEPANITIAAN

 


Ma'had Aly Rakha Amuntai - Pada Selasa Sore, 09 Agustus 2022, Seluruh Panitia Pelaksana Masa Ta'aruf Mahasantri Baru (MASTAMA) Ma'had Aly Rasyidiyah Khalidiyah Amuntai Melakukan Rapat Koordinasi dan Pemantapan.

Rapat ini tidak hanya diikuti oleh panitia MASTAMA Ma'had Aly Rasyidiyah Khalidiyah saja, namun juga turut dihadiri langsung oleh Mudir Ma'had Aly serta Ketua dan anggota Dewan Eksekutif Mahasantri (DEMA) Ma'had Aly. Rapat Koordinasi ini dipimpin langusng oleh Mudir KH. Ahmad Humaidi, Lc., M.Pd.I dan kegiatan ini dilaksanakan di ruang rapat dosen Ma'had Aly Rasyidiyah Khalidiyah Amuntai.

Acara ini diawali oleh laporan ketua panitia Muhammad Sirajul Huda mengenai persiapan Mastama yang sudah disiapkan dan rencana teknis kegiatan acara.  Adapun yang menjadi pembahasan utama dalam Rakor ini adalah tentang susunan acara dan pemateri acara kegiatan serta mempersiapkan para mahasantri baru untuk mengikuti Apel 17 Agustus 2022 di Ponpes Rasyidiyah Khalidiah. Beberapa masukan pun disarankan oleh anggota panitia untuk kelancaran acara yang akan dilaksanakan pada tanggal 16 dan 17 Agustus 2022.

Selanjutnya pada sambutan Mudir Ma'had Aly, beliau berpesan kepada seluruh Panitia yang hadir terkait kesungguhan dalam pelaksanaan kepanitiaan ini, dimana dalam menjalankan tugas nantinya para panitia diuji keikhlasannya dalam masa ta'aruf pengenalan suasana Ma'had Aly terhadap para mahasantri baru. Nilai-nilai keteladan harus ditunjukkan kepada seluruh mahasantri baru. Selain itu beliau juga berpesan bahwa ada beberapa tugas penting yang perlu dilakukan oleh para Panitia MASTAMA nanti, terkhusus ketika masa pelaksanaannya telah tiba, seperti para panitia harus melakukan pendekatan yang baik dan bijaksana agar para mahasantri baru merasa nyaman pada suasana di Ma'had Aly Rasyidiyah Khalidiyah ini. (Hamdani Rachman)

Rabu, 27 Juli 2022

KEMENAG RI GELAR BIMTEK PENERIMA BOP TA.2022, MA'HAD ALY RASYIDIYAH KHALIDIYAH MENJADI SALAH SATU PENERIMA BANTUAN.


Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD-Pontren) Direktorat Jenderal Pendidikan Islam menggelar Bimbingan Teknis (bimtek) Penerimaan  Bantuan Ma’had Aly (BOP Ma’had Aly) bagi perwakilan Ma’had Aly, Selasa hingga Kamis (26-28 Juli 2022) di Hotel Golden Tulip Tangerang Banten.

Ma’had Aly Rasyidiyah Khalidiyah Amuntai termasuk salah satu Ma’had Aly yang responsif terhadap bantuan yang diumumkan oleh Kementerian Agama. Sebagai salah satu dari 54 Ma’had Aly yang lulus verifikasi Bantuan BOP Tahun Anggaran 2022. Bimtek BOP yang diadakan Kemenag pun dihadiri langsung oleh Mudir Ma’had Aly Rasyidiyah Khalidiyah KH. Ahmad Humadi, Lc., M.Pd.I.

Kami sangat berterimakasih atas Bantuan Operasional Pendidikan yang diberikan oleh Kementerian Agama RI karena sangat membantu untuk kelancaran pengembangan pendidikan di ma’had Aly kami.

Pada arahan dan pembukaan acara Direktur PD-Pontren Waryono secara daring menyampaikan beberapa hal penting, yaitu :

Pertama, Calon penerima bantuan diharapkan dan dipastikan untuk membaca juknis terlebih dahulu. Juknis yang dimaksud adalah Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 7322 Tahun 2022 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan BOP Pesantren pada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Tahun Anggaran 2022. “Tujuannya agar para calon penerima bantuan bisa memahami aturan yang berlaku dalam pelaksanaan bantuan, sehingga tahu mana yang dibolehkan dan mana yang dilarang agar nantinya tidak terjadi masalah di kemudian hari

Kedua, patut dicatat baik-baik, lanjut Waryono, sesuai arahan Gusmen bahwa bantuan yang disalurkan oleh Kemenag kepada sasaran penerima itu sepenuhnya, utuh, tidak ada potongan, dan tidak ada pungutan apapun.

Ketiga, Bantuan BOP diberikan kepada lembaga Ma’had Aly yang kami nyatakan responsif, mau bekerja sama dan memenuhi aturan yang berlaku, ini penting karena akan mendorong terwujudnya sinergi timbal balik yang baik antara Kemenag dengan lembaga pendidikan. 

Mudir bersama Kasubdit Diniyah dan Ma'had Aly
Nurul Huda, Kepala Subdit Pendidikan Diniyah dan Ma’had Aly melaporkan dalam sambutannya, bahwa proses penetapan calon penerima bantuan yang tercantum dalam Surat Keputusan (SK) sudah melalui berbagai tahapan, mulai dari penyampaian surat pemberitahuan bantuan, pengajuan usulan melalui aplikasi SIMBA (Sistem Informasi Bantuan Pesantren), dan verifikasi faktual. “Sehingga, hasil akhirnya ditetapkan 54 lembaga Ma’had Aly calon penerima bantuan yang tertuang dalam Surat Keputusan Dirjen Pendidikan Islam Nomor 3996 Tahun 2022.





Kamis, 07 Juli 2022

PENGARAHAN PERSIAPAN SIDANG MUNAQASAH SKRIPSI

 

Muallim H. Alfianor, Lc., M.Pd.I Memberikan Pengarahan

Ma’had Aly Rasyidiyah Khalidiyah (Rakha) Amuntai pada hari ini kamis (07-07-2022) menyelenggarakan kegiatan pengarahan terkait penyelesaian skripsi dan persiapan munaqasah yang dihadiri oleh Mudir, Pembantu Mudir Bidang Kemahasantrian, Ketua Prodi dan seluruh Mahasantri angkatan 2019. Kegiatan ini dilaksanakan diruang kelas Ma’had Aly lantai 3.

Tujuan dilaksanakannya pengarahan ini adalah untuk memotivasi Mahasantri agar sesegeranya menyelesaikan hasil penelitian, baik yang masih dalam masa pengerjaan penelitian maupun yang sudah selesai dan akan menghadapi sidang munaqasah.

Baca Juga : Tes Mahasantri Baru

Wakil Mudir Bidang Kemahasantrian Muallim H. Alfianor, Lc., M.Pd.I menyampaikan agar semua mahasantri mempersiapkan diri untuk menghadapi sidang munaqasah yang insyaallah dilaksanakan pada tanggal 15 Agustus 2022 dan mempersiapkan seluruh dokumen terkait peneltian dan bagi mahasantri yang masih dalam proses pengerjaan skripsi diharapkan secepatnya menghubungi dosen pembimbing masing-masing. (Hamdani Rachman)





47 CALON MAHASANTRI BARU MENGIKUTI TES GELOMBANG PERTAMA


Foto Bersama Mudir, Ketua Prodi dan Calon Mahasantri Baru Ma'had Aly Rakha

Pada hari selasa (30-05-2022) Sebanyak 47 calon mahasantri baru yang terdiri dari 30 Ihwan dan 17 Akhwat mengikuti seleksi gelombang pertama sebagai salah satu syarat untuk menjadi Mahasantri di Ma’had Aly Rasyidiyah Khalidiyah (Rakha) Amuntai.


Tes diruang A bersama Mudir Ma'had Aly
Sebaran calon mahasantri baru ini berasal dari beberapa Pondok Pesantren yang ada di Kabupaten HSU dan sekitarnya mulai dari Ponpes Rakha Amuntai, Ponpes Raudhatul Mutha’allimin , Ponpes Raudhatul Amin, Ponpes Kasywa,  Ponpes Darussalam, Ponpes Nurul Muttaqin, Ponpes Nurul Muhibbin Barabai, Ponpes Al-Muhajirin, Ponpes Ummul Qura dan lain-lain.



Tes diruang B bersama Ketua Prodi
Tes dilaksanakan dengan metode wawancara dengan praktek membaca Kitab Kuning (Kitab Fathul Qarib) dan tes hafalan Al-Qur’an, seleksi kali ini langsung dipimpin oleh Mudir Ma’had Aly KH. Ahmad Humaidi, Lc., M.Pd.I dan ketua Prodi H. Syamsul Fajri, Lc., MA.

Perlu kita ketahui tujuan dari Ma’had Aly adalah mencetak ulama yang mempunyai kedalaman ilmu agama islam (tafaqquh fiddin) berbasis kitab kuning, berakhlak mulia dan berwawasan global serta memiliki komitmen kebangsaan. (Hamdani Rachman)



Sabtu, 02 Juli 2022

FATIMATUZZAHRA, MAHASANTRI MA’HAD ALY RAKHA AMUNTAI JUARA 1 LOMBA TILAWAH PADA HARLAH STAI RAKHA YANG KE-51

Fatimatuzzahra meraih juara satu pada lomba tilawah tingkat kampus yang diikuti oleh mahasiswa(i) yang ada di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara pada tanggal 21-24 Juni 2022. Kegiatan ini diadakan oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa STAI Rakha Amuntai dalam rangka memperingati Harlah STAI RAKHA yang ke 51.

Ma’had Aly Rakha mengirim satu mahasantri terbaiknya untuk mengikuti lomba tilawah kategori putra/putri tersebut

Fatimatuzzahra berhasil menjadi juara setelah memperoleh nilai 95,5 unggul tipis dari peserta utusan STIQ Amuntai dengan perolehan nilai 95.

Mudir Ma’had Aly Rakha KH. Ahmad Humaidi, Lc., M.Pd.I mengapresiasi mahasantriwatinya yang berani tampil dan meraih juara satu. “kami sangat mengapresiasi sekaligus bangga kepada mahasantriwati kami dapat mengharumkan nama Ma’had Aly Rakha Amuntai”.

Sementara itu Fatimatuzzahra mengucapkan terimakasih kepada pihak Ma’had Aly Rakha yang telah mensupport penuh dirinya. “Saya ucapkan terimakasih kepada Mudir Ma’had Aly dan semua pihak yang terlibat sehingga saya bisa mengikuti lomba ini”.

Fatimatuzzahra diketahui sebelumnya juga pernah menjadi juara satu pada Musabaqah Hifzil Qur’an 5 juzz antar pondok pesantren yang diselenggarakan oleh Pondok Pesantern Darunnajah Jakarta, kemudian lanjut kefinal melawan beberapa Negara dan mendapat juara ke 2. (Hamdani Rachman)


Pemkab Balangan Serahkan Bantuan Pendidikan kepada 13 Mahasantri Ma’had Aly Rasyidiyah Khalidiyah Amuntai

  Pemerintah Kabupaten Balangan menyerahkan bantuan pendidikan kepada 13 mahasantri asal Kabupaten Balangan yang sedang menempuh pendidikan ...